Siswa SMAN 2 Painan Berkarya Nyata, Temukan Deterjen Cair dari Tepung Tapioka

Siswa SMAN 2 Painan Berkarya Nyata, Temukan Deterjen Cair dari Tepung Tapioka

Siswa SMAN 2 Painan Berkarya Nyata, Temukan Deterjen Cair dari Tepung Tapioka

SMA Negeri 2 Painan menghasilkan karya cukup membanggakan yakni membuat sabun deterjen

cair dan pupuk kompos. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari keaktifan, keuletan serta inovasi ilmu yang dimiliki oleh siswa, guru bidang studi maupun kepala sekolah sebagai pembimbing di sekolah tersebut.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengapresiasi karya anak bangsa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Painan. Sekolah ini mampu berkarya secara inovatif sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Keterampilan yang dihasilkan SMA ini mesti ditumbuhkembangkan secara terus menerus dan berkelanjutan.

“Kita berharap tidak hanya SMA Negeri 2 Painan, tetapi sekolah lainnya juga mampu berinovasi

dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi orang lain dan diri siswa itu sendiri, ” katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar dapat menggunakan produk lokal (daerah) dalam membeli berbagai bahan kebutuhan harian sehingga dapat menghidupkan dan memancing para generasi muda untuk berinovasi menghasilkan karya yang bermanfaat.

Zoni Effendi salah seorang guru pembimbing di SMA Negeri 2 Painan, mengatakan, hasil karya siswa SMA Negeri 2 Painan tersebut atas kerjasama sejumlah guru dari berbagai jurusan seperti Biologi, Kimia, Ekonomi dan Sejarah.

Ada beberapa hal yang menjadi kendala untuk karya siswa tersebut sulit berkembang untuk menghasilkan nilai ekonomi bagi siswa dan sekolah itu.

Diantara kendala itu adalah belum tersedianya pasar bagi produk tersebut dan belum memiliki cara kemasan

yang tepat dalam penyajian sehingga tidal kalah bersaing dengan jenis produk-produk lain.

Bahan yang dipakai untuk deterjen tersebut yakni dari bahan cmc, abs, tepung tapioka, kayu jeruk nipis, soda, pewarna dan pewangi. Sedangkan kompos yakni sampah organik, pupuk kandang dan kulit padi (sekam).

Ia menjelaskan, produk deterjen cair yang ia lahirkan bersama siswa dan sejumlah guru dari berbagai jurusan di sekolah tersebut merupakan hasil karya yang sudah ada semenjak tahun 2014.

“Saat ini SMA Negeri 2 Painan baru mampu memproduksi berbagai karya ini, namun untuk pengembangannya masih terkendala oleh pasar dan cara kemasan yang menarik bagi calon pembeli, ” katanya dilansir dari pesisirselatankab.go.id, Rabu (13/4/2016)

 

Baca Juga :