Perkembangan Perahu pada masa Prasejarah

Perkembangan Perahu pada masa Prasejarah

Menurut catatan prasejarah

Menurut catatan prasejarah

Asal mula transportasi air melalui penyebrangan sungai sudah dilakukan sejak zaman Paleolitik atau zaman batu yang merupakan zaman purba ketika manusia masih mennggunakan peralatan batu. Kemudian berkembang pada zaman Neolitik yang sudah menggunakan peralatan batu cetakan halus. Transportasi laut yang mula-mula muncul adalah coracle yang dikenal di Inggris, dengan bentuk seperti mangkuk bulat telur yang terbuat dari kerangka kayu yang dilapisi denan kulit binatang yang kemudian berkembang menjadi kano.

Perahu jenis kano mulai berkembang di Nusantara dan berawal pada zaman Neolitik

Perkembangan kano mulai diadaptasikan dan dibuat oleh manusia pada zaman itu dengan peralatan seadanya. Mengenai cara pembuatannnya akan dijelaskan lebih rinci dalam pernyataan dibawah ini.

“Perkembangan Kano di Nusantara sudah dikenal manusia pada masa Neolitik, dimana pada cara pembuatannya manusia pada zaman itu menggunakan batang pohon yang telah ditumbangkan kemudian dipotong dengan peralatan batu, ukuran potongan disesuaikan dengan ukuran perahu yang akan dibuat, kemudian kulit-kulit pohon dikelupas dengan menggunakan peralatan beliung dan belicung. Sedangkan untuk membuat rongga lubang, batang dibakar sambil dihaluskan menggunakan beliung dan belicung” (Pramono, 2005:103).

Perahu jenis kano yang telah dikenal oleh manusia pada masa Neolitik tersebut dikenal dengan nama dugout-kano.

Perahu semacam ini telah banyak berkembang di kepulauan Nusantara yang sering digunakan untuk penyeberangan sungai di Jawa. Dalam perkembangannya, perahu kano kemudian diberi cadik yang berfungsi sebagai penahan dari ancaman ombak di laut. Perahu kano bercadik dapat dibedakan menjadi 2 yakni perahu kano yang memiliki cadik tunggal dan perahu kano yang memiliki cadik ganda yang ditempatkan di dalam kedua sisi perahu. Persebaran jenis perahu bercadik tunggal dapat kita temui di perairan laut Papua Irian, sedangkan untuk jenis perahu kano bercadik ganda telah berkembang di sepanjang pesisir utara Jawa.

 

Sumber  : https://pelajaranips.co.id/