Hujan Adalah Sahabat Fotografer

Hujan Adalah Sahabat Fotografer

Hujan Adalah Sahabat Fotografer

Hujan Adalah Sahabat Fotografer

Kalian para fotografer pasti kesal dengan hujan, selain tidak bisa berpergian untuk hunting hujan juga menyebabkan kamera anda tidak bisa digunakan lebih leluasa untuk outdoor. Hal diatas menyebabkan pergerakan kalian menjadi terbatas. Apakah kalian mengalami hal yang sama seperti teman-teman yang dimaksud ?

Om Don bilang kalau hujan jangan berhenti ambil foto sebab foto ketika hujan itu bisa bagus. “Lagipula, jarang orang memotret pas hujan,” kata fotografer traveler itu.

Jim Richardson, seorang pewarta foto yang sering bantu-bantu National Geographic, punya pengalaman yang berhubungan dengan hujan dan fotografi ketika workshop National Geographic Expeditions ke Venice, sekitar dua tahun yang lalu. Hujan turun nyaris sepanjang ekspedisi. Saat mereka ada di Rialto Bridge, Murano, “Hujan turun tanpa ampun,” kata Richardson.

“Hey, ini sebetulnya kesempatan mengambil gambar,” kata Richardson, yang sedang berlindung di bawah payung, beberapa kali. “Tapi tak ada yang percaya,” tulisnya kemudian di situs web National Geographic bagian fotografi. Begitu hujan berhenti, kisahnya, matahari keluar. Para peserta workshop berhamburan. Tapi, mereka kembali dengan raut wajah kecewa. “Lebih bagus pas hujan,” hampir setiap orang berkomentar seperti itu.

Mengambil foto ketika hujan memang tidak mudah dan bukannya tanpa risiko. Makanya, Richardson memberikan beberapa petunjuk untuk menghasilkan foto bagus di bawah hujan tanpa membahayakan kamera.

  • Bawa “jas hujan” untuk kamera.
  • Bawa tas banyak tas plastik–kalau bisa yang daur ulang yah, tak usah beli baru.
  • Cari beranda untuk berteduh sambil menunggu momen.
  • Ambil gambar dari dalam mobil.
  • Beli payung.
  • Masukkan payung dalam kompisisi, bisa sebagai pembingkai atau latar depan.
  • Cari pantulan air yang menarik.
  • Gunakan cahaya dari belakang (backlight) untuk menyinari tetasan air hujan.
  • Nyalakan lampu kilat sedikit saja (turunkan kekuatannya sekitar 3 stop) supaya air menjadi bersinar.
  • Cari emosi–siapa tahu ada orang yang sedang bersenang-senang atau malah bersedih di bawah guyuran air hujan.

Sumber : https://newsinfilm.com/seva-mobil-bekas/