Cara Menanam Tomat

Cara Menanam Tomat

Cara Menanam Tomat

Pilih Benih Tomat Yang Berkualitas

Untuk memilih jenis tomat yang akan di tanam hendaknya anda  sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Jika  lahan berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

Cara menanam tomat dapat  dari biji atau benih dan  dapat  juga dari bibit. Cara menanam tomat dari biji ( benih ) sebaiknya pilihlah benih yang berkualitas ( produksi tinggi dan tahan penyakit ). Benih tomat tersebut bisa  diperoleh di toko-toko pertanian terdekat dengan bermacam merk dari berbagai perusahaan benih. Sedangkan untuk bibit tomat  bisa  diperoleh di tempat – tempat pembibitan tomat yang khusus menjual bibit.

Setelah memperoleh  benih yang berkualitas, rendam benih tomat dengan 1 gelas (200cc) POC GDM selama ± 2 jam dengan tujuan  supaya  benih tumbuh sempurna dan terbebas dari penyakit tular benih. Selanjutnya  semakin benih tersebut pada media semai yang telah di siapkan dari campuran tanah, arang sekam dan juga  pupuk kandang ( perbandingan 3:2:1 ) kemudian siram dengan larutan GDM BLACK BOS. Cara membuat larutan tersebut adalah GDM BLACK BOS sebanyak 1 kg dicampur ke dalam 100 liter air selanjutnya  siramkan pada media semai.

Tujuan penyiraman media semai dengan BLACK BOS adalah untuk mencegah penyakit tular tanah serta  menambahkan unsur hara dalam media semai. Sehingga bibit tomat tumbuh sehat dengan nutrisi yang tercukupi dan juga terbebas dari serangan penyakit. Proses cara pembibitan tomat tersebut dilakukan untuk mendapatkan bibit tomat yang sehat dan berkualitas. (GBWhatsApp)

 Cara Pengolahan Tanah Tanaman Tomat

Pengolahan tanah dilakukan untuk menciptakan kondisi fisik, kimia serta  biologis tanah menjadi lebih baik, membunuh gulma dan juga tanaman yang tidak di inginkan, meratakan tanah untuk memudahkan cara menanam tomat, mempersiapkan pengaturan irigasi dan juga  drainase serta untuk menempatkan sisa-sisa tanaman (seresah) pada tempat yang sesuai agar proses dekomposisi berjalan dengan baik.

Pengolahan Tanah  bisa  dilakukan dengan cara di bajak atau di cangkul dengan kedalaman sebaiknya ±20 cm untuk membuat tekstur tanah lebih gembur dan membunuh pathogen tanah. Sesudah  itu taburkan pupuk kandang sebanyak ±20 Ton per hektar atau tambahkan NPK sebanyak 100 g/m² di bedengan dan jika  tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain dapat  menaikan pH tanah juga untuk memperbaiki struktur tanah. Dosisnya harus di sesuaikan dengan tingkat pH tanah masing – masing.

Sumber: https://rumahbudidaya.co.id/